Showing posts with label Kampanye SFC. Show all posts
Showing posts with label Kampanye SFC. Show all posts

Tuesday, June 24, 2014

Street Campaign Hari Anak Nasional 2014


Foto di atas adalah dokumentasi kegiatan terbaru yang diikuti oleh tim #ShareForCare dalam rangka memperingati hari anak nasional 2014 yang muncul pada Harian Lombok pos edisi 23 Juni 2014.

***

Tahukah kalian bahwa Hari Anak Nasional setiap tahunnya diperingati setiap tanggal 23 Juli. Dan untuk tahun ini komunitas #ShareForCare sangat beruntung bisa berpartisipasi untuk mengadakan sebuah kegiatan sosial dalam tajuk street campaign.

Acara ini sendiri awalnya digagas oleh sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat "Gugah Nurani Indonesia" cabang Lombok. Melalui perwakilannya di Lombok (Mas Juned, Mbak Denok dan Mas Mus) mereka menghubungi tim SFC seminggu sebelum hari-H. Selain tim SFC, GNI juga mengajak komunitas sosial lainnya bernama Baloq Sade Foundation, Dewan Anak Mataram dan Komunitas Anak Bangsa.

Acara disepakati akan diadakan pada Car Free Day Udayana Minggu, 22 Juni 2014. Mengapa tidak 23 Juli, karena Tanggal 23 Juli jatuh pada bulan puasa, sehingga agar lebih menarik banyak pengunjung maka acara tersebut dimajukan.

***

Minggu pagi-pagi benar sekitar jam 5 Wita, seluruh panitia telah siap sedia berkumpul di depan Gedung BPK, Udayana. Banner-banner, stand masing-masing komunitas, sound system dan segala peralatan mulai dipasang.

Tepat jam 6.30 acara dimulai. Woro-woro oleh MC mbak rini dan mbak eliyan dari SFC mulai menarik pengunjung CFD yang semakin ramai. Tidak lupa mengajak anak-anak dan orang tua untuk merapat ke spot acara.



Oh iya, panitia menyediakan 2 buah spanduk besar dimana 1 spanduknya bergambar dan bertema hari anak. Spanduk ini akan diwarnai oleh anak-anak pengunjung CFD, dan spanduk lainnya polos dimana anak-anak tadi akan membuat cap "telapak tangan" mereka dengan cat air yang telah disediakan panitia.

Anak-anak semakin ramai, sementara Kak Mahsan dan Kak Deden dari Dewan Anak Mataram berorasi mengenai hari anak nasional. Tema Hari Anak Nasional kali ini adalah "Ciptakan lingkungan yg kondusif untuk mewujudkan peningkatan perlindungan & tumbuh kembang anak". Mereka menekankan betapa kita harus memperhatikan anak-anak di sekeliling kita karena anak adalah masa depan bangsa. Jangan sampai adalagi kekerasan terhadap anak dalam bentuk apapun. Sekurangnya ada 31 hak anak yang harus dipenuhi agar anak-anak tumbuh dan berkembang menjadi anak Indonesia yang sehat kuat dan dapat menjadi penerus bangsa.




Diselingi perkenalan oleh masing-masing komunitas, pembagian pin & brosur kepada pengunjung, juga pertunjukan perkusi, acara semakin semarak karena banyaknya anak-anak yang ingin turut serta melukis pada spanduk Hari Anak Nasional ini. Wajah-wajah ceria dari anak-anak ini semakin ceria ketika selesai melukis, mereka masing-masing mendapat kantong snack dan susu dari panitia :D

Inilah penampakan dari kedua spanduk tersebut.

Keren kan? :D


Ini dia team dari SFC.


sekitar jam 8.30 acara pun berakhir.

Selamat (menyambut) hari anak nasional. :)

Tuesday, February 11, 2014

Social Campaign and Fund Raising at Udayana Car-Free-Day 19/01/2014

Wow!!!

Tanpa terasa, kegiatan sosial bertajuk "Share For Care" sudah berjalan lebih dari 7 bulan.

Karena masih seumur jaging, kegiatan SFC ini gaungnya belum terlalu besar. Mungkin disebabkan "pergerakan" yang hanya via cyber alias social media dan melalui kampanye mouth-to-mouth. Efeknya tentu tidak terlalu besar untuk menggalang dana dan memberikan social-awareness bagi masyarakat di Lombok.

Oleh sebab itu, kami para volunteers merasa perlu untuk "memberitakan" komunitas SFC ini kepada masyarakat melalui kampanye yang lebih besar.

Dan setelah beberapa kali rapat diputuskan bahwa pada Tanggal 19 Januari 2014 akan diadakan Social Campaign and Fund Raising yang bertempat di Udayana, bertepatan dengan Car Free Day(CFD).

Pemilihan lokasi dan tempat di Udayana dan bertepatan dengan CFD tentunya mempertimbangkan bahwa minggu pagi di Udayana adalah tempat dimana biasanya para keluarga di sekitaran Mataram akan membawa anak-anak mereka.

Demi mensukseskan social campaign dan fund raising ini SFC pun bekerja sama dengan komunitas Earth Hour Mataram dan Terune Dedare Mataram.




***

Bertempat tak jauh dari taman yang berada di depan SMP6, tim SFC sudah berkumpul sejak subuh.

Kesibukan dimulai dengan menyusun sound system, menata lokasi dan perlengkapan yang dibutuhkan.

Banner SFC dan Earth Hour, mading yang bercerita kegiatan SFC selama ini pun sudah berdiri.


Tepat jam 6.30 Wita. acara pun dimulai.

Dengan penampilan atraktif dan menghibur dari MC Goena dan Carlos, Tim SFC mengumpulkan perhatian para masyarakat yang ramai berlalu-lalang sambil jogging pagi itu.


Sambil mensosialisasikan komusitas SFC dan mengajak masyarakat untuk berbagi sedikit rejekinya untuk kemajuan dunia pendidikan di Lombok Jingle SFC "berbagi tak pernah rugi" pun diputar pertama kali di depan umum.



***
Untuk menarik massa, tim SFC menyediakan sudut kreasi dimana Miss Rini dan Miss Radhe -yang merupakan pengajar di kelas belajar Inggris gratis- akan mengajak adik-adik untuk berkreasi dengan prakarya yang sederhana. Seperti : Melukis dengan menggunakan telapak tangan, membuat pigura dengan bahan kertas karton dan lain-lain.

Tak disangka, antusias adik-adik yang kebetulan lewat cukup tinggi. Mereka pun langsung mendekati Miss Rini dan Miss Radhe. Seru!

Selain sudut kreasi, acara diramaikan oleh penampilan Kak Wawan yang merupakan pendongeng dengan boneka tangan.

Penampilan Kak Wawan yang muncul via "SFC TV" yang ramah lingkungan ini sangat-sangat menghibur dan menyedot perhatian anak-anak juga orang tua yang kebetulan lewat. Saking ramainya, sampai-sampai tim SFC kerepotan untuk mencari karpet untuk adik-adik yang ingin menyaksikan cerita kak wawan. Adik-adik pun khusyuk mendengar cerita kak wawan yang mengajarkan bahwa hidup itu harus berbagi, saling menolong. Sesuai dengan tajuk SFC yaitu "berbagi tak pernah rugi".


Sementara kak wawan bercerita, Tim EH Mataram, TD Mataram dan kakak-kakak volunteer SFC mencoba mengantarkan pesan sosial bahwa dunia pendidikan di Lombok masih sangat membutuhkan uluran tangan dari para donatur. Juga sangat membutuhkan sukarelawan/volunteer yang tergerak untuk mengajar. Tentunya Sambil mengkampanyekan gerakan "Earth Hour" untuk menjaga kelestarian alam dan bumi ini.

Di penghujung acara, adik-adik yang menyaksikan puppet-show dan belajar di sudut kreasi diberikan hadiah dan snack. Senangnya :D

***

Dana yang terkumpul dari hasil donasi para donatur akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kegiatan SFC demi memajukan dunia pendidikan di Lombok.

***

Terima kasih untuk segala pihak yang membantu terselenggaranya acara ini, semua pihak juga media yang juga membantu menyebarkan informasi mengenai kegiatan SFC, tentunya untuk semua donatur. Semoga Tuhan memberkati kita semua o:)

tetaplah berbagi....

~ karena berbagi tak pernah rugi ~



Sunday, January 26, 2014

Jingle #ShareForCare

Berbagi tak akan rugi

* Kala mentari datang lagi
hangatkan suasana pagi ini
kuawali hari dengan langkah-langkah pasti

** Kala kulihat pelangi
terbersit angan akan mimpi-mimpi
mantapkan hati untuk slalu tetap berbagi

Reff :
Dan berbagi....
Kita berbagi....
Kar'na berbagi tak akan pernah rugi

Dan berbagi....
Kita berbagi....
Kar'na berbagi tak akan pernah rugi

Back to *



Free download (not for commercial use) -> here


Monday, January 13, 2014

apa itu share for care?

Share for care
Secara harfiah, share for care bermakna berbagi karena peduli.

Kami adalah kumpulan orang-orang muda yang mencoba untuk belajar peduli akan dunia sekitar. Yeap, kami masih dalam tahap "mencoba untuk belajar". Karena kami yakin jika kami mencoba untuk belajar, maka selanjutnya kami akan semakin mampu untuk peduli akan dunia di sekeliling kami. Tidak melulu harus melalui hal-hal besar, tapi kami mencoba untuk memulainya dari hal-hal yang mungkin terlihat kecil dan sepele.

Contohnya peduli pada dunia pendidikan di Lombok.

Pada 30 Juni 2013 lalu, kami mengadakan bakti sosial di SD De Koning, Segenter - Lombok Utara. Mengumpulkan donasi dan kemudian menyalurkan donasi tersebut dalam bentuk alat tulis dan mengajarkan kepada murid-murid mengenai pentingnya menyikat gigi.

Selain baksos di De Koning tersebut, kami pun mengambil bagian untuk mencoba sedikit meringankan beban korban gempa bumi di Desa Sokong, KLU dengan mengirimkan bahan makanan dan baju layak pakai.

Belum banyak memang kegiatan yang telah kami lakukan, namun kami percaya dengan memulai untuk menyebarkan rantai kebaikan ini, maka akan lebih banyak lagi kegiatan-kegiatan berbagi yang akan dilaksanakan di kemudian hari.

Simply because we care....


~ karena berbagi tak pernah rugi ~