Saturday, April 12, 2014
Wednesday, April 9, 2014
Kelas Bahasa Inggris di Semokan Ruak
Yeay....
Setelah mengadakan kelas belajar bahasa Inggris sambil bermain di SD De Koning Segenter dan berjalan selama kurang lebih 4 bulan, akhirnya kami pun merambah menuju sekolah berikutnya yaitu SD Filial Semokan Ruak.
SD Filial Semokan Ruak sudah tak asing lagi dengan komunitas SFC, karena pada tahun lalu kami mengadakan Bakti Sosial di Sekolah ini. (dokumentasinya ada di sini )
Nah... Pada Tanggal 9 Maret 2014 kemarin, untuk pertama kalinya kami mengajak anak-anak Semokan Ruak untuk mencoba mengenal bahasa Inggris dasar sebagai permulaannya.
Lokasi yang dipilih untuk menjadi kegiatan belajar sambil bermain kali ini di Hutan Semokan Ruak. Pertimbangannya adalah untuk menghemat waktu.
Jadi, kami sepakat bahwa adik-adik dari Desa Semokan Ruak akan turun ke hutan (+- 30 menit berjalan kaki) dan kami para volunteer akan menemui mereka di hutan lindung tersebut. Fyi, waktu yang kami tempuh dari Mataram untuk sampai ke hutan tersebut adalah kurang lebih 2,5 jam.
Kurang lebih pukul 9.30 wita kami sudah tiba di hutan tersebut.
Dan... taraa....
Rupanya adik-adik yang ditemani oleh Pak Mus (satu-satunya guru yang menjadi pengajar SD Filial Semokan Ruak) sudah menantikan kami. Mereka yang hanya terdiri dari 2 kelas (kelas 1 dan kelas 2 SD) lengkap dengan alat tulisnya rupanya sangat bersemangat menantikan kami.
Dimulai dari para volsfares (volunteers Share For Care) memperkenalkan diri yang terdiri dari Miss Rini, Miss Eliyan, Mister Didi, Mister Idep dan Bu dokter Yuyun, kelas pun dipisah agar materi yang dibagikan dapat terserap dengan baik.
Belajar alphabet sambil bernyanyi, berhitung 1-10 in english, juga greetings menjadi bahan yang harus dipelajari pada pertemuan pertama ini.
Dengan penuh semangat dan bersungguh-sungguh, adik-adik hebat ini mengikuti pelajaran dengan baik.
Selain belajar bahasa Inggris dasar, kali ini kami membawa misi "Sosialisasi cara menggosok gigi yang baik dan benar". Dan Ibu Dokter Yuyun mengajarkan kepada adik-adik mengenai mengapa harus menggosok gigi, bagaimana cara menggosok gigi dan kapan harus menggosok gigi. Sambil membagikan alat gosok gigi dan pasta gigi, akhirnya semua adik-adik belajar mempraktekkan cara menggosok gigi yang baik dan benar.
Tak terasa 3 jam berlalu dan saatnya kelas hari ini harus di akhiri.
Sampai jumpa pada kelas berikutnya. :)
Setelah mengadakan kelas belajar bahasa Inggris sambil bermain di SD De Koning Segenter dan berjalan selama kurang lebih 4 bulan, akhirnya kami pun merambah menuju sekolah berikutnya yaitu SD Filial Semokan Ruak.
SD Filial Semokan Ruak sudah tak asing lagi dengan komunitas SFC, karena pada tahun lalu kami mengadakan Bakti Sosial di Sekolah ini. (dokumentasinya ada di sini )
Nah... Pada Tanggal 9 Maret 2014 kemarin, untuk pertama kalinya kami mengajak anak-anak Semokan Ruak untuk mencoba mengenal bahasa Inggris dasar sebagai permulaannya.
Lokasi yang dipilih untuk menjadi kegiatan belajar sambil bermain kali ini di Hutan Semokan Ruak. Pertimbangannya adalah untuk menghemat waktu.
Jadi, kami sepakat bahwa adik-adik dari Desa Semokan Ruak akan turun ke hutan (+- 30 menit berjalan kaki) dan kami para volunteer akan menemui mereka di hutan lindung tersebut. Fyi, waktu yang kami tempuh dari Mataram untuk sampai ke hutan tersebut adalah kurang lebih 2,5 jam.
Kurang lebih pukul 9.30 wita kami sudah tiba di hutan tersebut.
Dan... taraa....
Rupanya adik-adik yang ditemani oleh Pak Mus (satu-satunya guru yang menjadi pengajar SD Filial Semokan Ruak) sudah menantikan kami. Mereka yang hanya terdiri dari 2 kelas (kelas 1 dan kelas 2 SD) lengkap dengan alat tulisnya rupanya sangat bersemangat menantikan kami.
Dimulai dari para volsfares (volunteers Share For Care) memperkenalkan diri yang terdiri dari Miss Rini, Miss Eliyan, Mister Didi, Mister Idep dan Bu dokter Yuyun, kelas pun dipisah agar materi yang dibagikan dapat terserap dengan baik.
Belajar alphabet sambil bernyanyi, berhitung 1-10 in english, juga greetings menjadi bahan yang harus dipelajari pada pertemuan pertama ini.
Dengan penuh semangat dan bersungguh-sungguh, adik-adik hebat ini mengikuti pelajaran dengan baik.
Selain belajar bahasa Inggris dasar, kali ini kami membawa misi "Sosialisasi cara menggosok gigi yang baik dan benar". Dan Ibu Dokter Yuyun mengajarkan kepada adik-adik mengenai mengapa harus menggosok gigi, bagaimana cara menggosok gigi dan kapan harus menggosok gigi. Sambil membagikan alat gosok gigi dan pasta gigi, akhirnya semua adik-adik belajar mempraktekkan cara menggosok gigi yang baik dan benar.
Tak terasa 3 jam berlalu dan saatnya kelas hari ini harus di akhiri.
Sampai jumpa pada kelas berikutnya. :)
Laporan Baksos 23 Maret 2014
Tak putus-putusnya kita panjatkan syukur Alhamdulillah dan Puji Tuhan kepada Yang Maha Kuasa, setelah segala segala rapat, persiapan dan proses pengumpulan donasi, akhirnya Bakti Sosial di SD Miftahul Ulum De Koning, Segenter - Kabupaten Lombok Utara pun terlaksana dengan lancar.
Terima kasih sebesar-besarnya untuk para donatur dan para pendukung baksos ini diantaranya :
- Komunitas Bookaholic Fund @bookaholicfund yang telah memmbantu promosi acara ini dan mengumpulkan dana untuk mendukung kegiatan baksos SFC
- @infolombok atas sharing twit SFC untuk pengumpulan dana
- @baledigital & @lombokbizmagz sebagai media pendukung SFC dalam pengumpulan dana promosi
- teman teman donatur dari berbagai kota yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu
- serta teman teman volunteer yang telah bekerja keras demi terlaksananya kegiatan baksos triwulan SFC ini
Hampir sebulan setelah terlaksananya pembangunan MCK umum dan perbaikan ruang kelas SD Miftahul Ulum De koning, Segenter laporan kegiatan serta keuangan baru bisa kami updated ke khalayak ini dikarenakan kami harus menunggu hasil pembangunan agar bisa kami laporkan dengan lengkap.
Berikut Laporan Keuangan dari baksos SFC
Tuesday, March 18, 2014
update saldo kas SFC per 18/3/14
berikut print out buku tabungannya :
*klik pada gambar untuk memperbesar gambar*
semoga Tuhan YME membalas setiap kebaikan para donatur berlipat ganda...Amin :)
untuk teman-teman yang tergerak ingin membantu sekolah SD MI De Koning dan Sekolah filial lain di Kabupaten Lombok Utara yang masih memerlukan bantuan perbaikan sarana dan prasarana MCK, pintu kelas, saluran air, dan pengadaan alat peraga belajar-mengajar, donasinya masih kami tunggu. :)
Fyi, Baksos untuk SD MI De Koning akan dilaksanakan pada Hari Minggu Tanggal 23 Maret 2014 esok.
Tetap berbagi ya teman...
~ Karena berbagi tak pernah rugi ~
Wednesday, February 26, 2014
Kids, You’re Allowed to Dream!
![]() |
| source: fcc-middletown |
Warning: This blog post is personal. It represents writer's personal opinion.
Sepertinya saya harus memulai postingan ini dengan bersyukur,
“Alhamdulillah”, Terima kasih Tuhan. Bersyukur karena saya melewati masa
kanak-kanak yang menyenangkan. Saya bisa makan enak setiap hari. sekolah dengan
tenang, dan jadi juara kelas. Saya punya tas sekolah yang bagus,
peralatan sekolah yang lengkap, bahkan masih bisa berlangganan majalah Bobo.
Saya bisa tertawa setiap hari tanpa harus memikirkan sepatu yang robek, buku
tulis yang habis atau pakaian seragam yang kotor. Terima kasih Tuhan.
Itu dia mengapa setiap kali bertemu anak kecil yang
berkeliaran di jalanan; entah mengamen, mengemis, atau berjualan koran, ingatan
akan masa kecil saya yang menyenangkan seakan terulang kembali. Mereka,
anak-anak harapan bangsa Indonesia itu, semestinya bersekolah dan belajar
dengan rajin, bermain bola bersama teman-teman dan tidur di malam hari setelah
mengerjakan PR. Kenyataannya, tidak semua bisa menikmati masa-masa kanak-kanak
yang menyenangkan. Tidak semua bisa belajar dengan rasa tenang tanpa harus
memikirkan besok pagi bisa makan atau tidak.
Kamu bisa apa?
I’m not super human, I know. Tadinya nggak banyak yang bisa
saya lakukan, selain merenungi keadaan, dan bingung harus mulai dari mana. Di
tahun 2012, saya pernah terlibat mengajar anak-anak jalanan lewat Lombok Kids
Project, juga pendirian taman bacaan di kampung kelahiran bapak saya, di Dusun
Nusa, Desa Ganti. Lombok Kids Project vacum pasca ditinggal para pengajar
(termasuk saya, saat itu), taman bacaan di Nusa Ganti masih sering dikunjungi
anak-anak saban Minggu, meski koleksi bukunya tidak banyak bertambah.
ShareForCare, lewat
gerakan inilah akhirnya, di penghujung tahun 2013, saya dipertemukan dengan sekumpulan orang yang memiliki visi sama. Kami ingin melakukan sesuatu bagi
pendidikan anak-anak di pelosok Lombok. Saat pertama kali bergabung dengan
#SFC, harapan saya nggak muluk-muluk. Ketika menyatakan siap, maka yang
terpikir dalam benak saya adalah meluangkan beberapa kali Minggu dalam satu
bulan untuk mengajar ke sekolah pelosok tersebut. Simpel.
Semakin kesini, saya menyadari bahwa semangat yang dibawa #SFC
jauh lebih besar dari yang saya bayangkan. Lebih dari sekedar aktifitas mengajar
bahasa Inggris dasar. Lebih dari sekedar belajar sambil bermain atau bernyanyi.
Lebih dari sekedar aktifitas drawing atau coloring. This is much BIGGER than
that, SFC mengajarkan anak-anak untuk berani BERMIMPI!
Salah seorang teman saya pernah berkata, “hasil pendidikan
itu nggak instan, benih yang kamu tebar sekarang, nggak bisa langsung tumbuh
begitu aja.” Entah kenapa, saya merasa bahwa kehadiran SFC telah menebar benih.
SFC menebar benih semangat dalam hati anak-anak. Semangat untuk belajar. Semangat untuk melihat dunia yang lebih luas. Semangat untuk berani bercita-cita. Semangat untuk membangun desa. Semangat untuk melihat masa depan yang lebih berwarna. Seperti namanya, benih semangat itu
bisa jadi sangat kecil, tapi, bukankah ia bisa tumbuh besar bila terus dijaga
dan dirawat?
Tinggal di pelosok jangan jadi halangan untuk meniatkan diri melihat dunia yang lebih luas
Keterbatasan sarana dan prasarana jangan jadi alasan untuk berhenti menuntut ilmu
Boleh kita bermain di ladang, tapi jangan jadi alasan untuk tak berani menjejak kota
-Eliyan
Sunday, February 23, 2014
Wednesday, February 19, 2014
update saldo kas SFC per 19/2/14
*klik pada gambar untuk memperbesar gambar*
saldo kas SFC per 19/2/14 alhamdulillah sudah terkumpul sebanyak Rp 4.289.000
semoga Tuhan membalas setiap kebaikan para donatur.
Amin :)
yang tergerak ingin membantu gerakan 20.000 genteng untuk perbaikan SD MI De Koning dan Sekolah filial lain di KLU masih ditunggu loh :)
~ Karena berbagi tak pernah rugi ~
Subscribe to:
Posts (Atom)






















