Wednesday, April 9, 2014

Kelas Bahasa Inggris di Semokan Ruak

Yeay....

Setelah mengadakan kelas belajar bahasa Inggris sambil bermain di SD De Koning Segenter dan berjalan selama kurang lebih 4 bulan, akhirnya kami pun merambah menuju sekolah berikutnya yaitu SD Filial Semokan Ruak.

SD Filial Semokan Ruak sudah tak asing lagi dengan komunitas SFC, karena pada tahun lalu kami mengadakan Bakti Sosial di Sekolah ini. (dokumentasinya ada di sini )

Nah... Pada Tanggal 9 Maret 2014 kemarin, untuk pertama kalinya kami mengajak anak-anak Semokan Ruak untuk mencoba mengenal bahasa Inggris dasar sebagai permulaannya.

Lokasi yang dipilih untuk menjadi kegiatan belajar sambil bermain kali ini di Hutan Semokan Ruak. Pertimbangannya adalah untuk menghemat waktu.

Jadi, kami sepakat bahwa adik-adik dari Desa Semokan Ruak akan turun ke hutan (+- 30 menit berjalan kaki) dan kami para volunteer akan menemui mereka di hutan lindung tersebut. Fyi, waktu yang kami tempuh dari Mataram untuk sampai ke hutan tersebut adalah kurang lebih 2,5 jam.

Kurang lebih pukul 9.30 wita kami sudah tiba di hutan tersebut.

Dan... taraa....

Rupanya adik-adik yang ditemani oleh Pak Mus (satu-satunya guru yang menjadi pengajar SD Filial Semokan Ruak) sudah menantikan kami. Mereka yang hanya terdiri dari 2 kelas (kelas 1 dan kelas 2 SD) lengkap dengan alat tulisnya rupanya sangat bersemangat menantikan kami.

Dimulai dari para volsfares (volunteers Share For Care) memperkenalkan diri yang terdiri dari Miss Rini, Miss Eliyan, Mister Didi, Mister Idep dan Bu dokter Yuyun, kelas pun dipisah agar materi yang dibagikan dapat terserap dengan baik.

Belajar alphabet sambil bernyanyi, berhitung 1-10 in english, juga greetings menjadi bahan yang harus dipelajari pada pertemuan pertama ini.

Dengan penuh semangat dan bersungguh-sungguh, adik-adik hebat ini mengikuti pelajaran dengan baik.







Selain belajar bahasa Inggris dasar, kali ini kami membawa misi "Sosialisasi cara menggosok gigi yang baik dan benar". Dan Ibu Dokter Yuyun mengajarkan kepada adik-adik mengenai mengapa harus menggosok gigi, bagaimana cara menggosok gigi dan kapan harus menggosok gigi. Sambil membagikan alat gosok gigi dan pasta gigi, akhirnya semua adik-adik belajar mempraktekkan cara menggosok gigi yang baik dan benar.

Tak terasa 3 jam berlalu dan saatnya kelas hari ini harus di akhiri.

Sampai jumpa pada kelas berikutnya. :)

Laporan Baksos 23 Maret 2014

Tak putus-putusnya kita panjatkan syukur Alhamdulillah dan Puji Tuhan kepada Yang Maha Kuasa, setelah segala segala rapat, persiapan dan proses pengumpulan donasi, akhirnya Bakti Sosial di SD Miftahul Ulum De Koning, Segenter - Kabupaten Lombok Utara pun terlaksana dengan lancar.

Terima kasih sebesar-besarnya untuk para donatur dan para pendukung baksos ini diantaranya :

  • Komunitas Bookaholic Fund @bookaholicfund yang telah memmbantu promosi acara ini dan mengumpulkan dana untuk mendukung kegiatan baksos SFC
  • @infolombok atas sharing twit SFC untuk pengumpulan dana
  • @baledigital & @lombokbizmagz sebagai media pendukung SFC dalam pengumpulan dana promosi
  • teman teman donatur dari berbagai kota yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu
  • serta teman teman volunteer yang telah bekerja keras demi terlaksananya kegiatan baksos triwulan SFC ini
Hampir sebulan setelah terlaksananya pembangunan MCK umum dan perbaikan ruang kelas SD Miftahul Ulum De koning, Segenter laporan kegiatan serta keuangan baru bisa kami updated ke khalayak ini dikarenakan kami harus menunggu hasil pembangunan agar bisa kami laporkan dengan lengkap. 
Berikut Laporan Keuangan dari baksos SFC


 Pembangunan 2 unit Kamar Mandi Sekolah dan Pintu Kelas 
23 Maret 2014, 
1
14/March/2014
Total Dana transfer para donatur                        Rp 6,800,000
2
14/March/2014
Donasi Cash on the spot I                                      Rp    200,000
3
14/March/2014
Donasi Cash on the spot II                                    Rp      95,000





                                                                                                   TOTAL    Rp 7,095,000









1 14/March/2014 Pembelian Kusen + pintu + triplek                      Rp 2,450,000
2 14/March/2014 Ongkos untuk Tukang                                           Rp 1,000,000
3 14/March/2014 Pembelian bahan-bahan material Segenter       Rp 2,315,000
4 23/March/2014 Sejumlah uang untuk guru-guru di Segenter     Rp   800,000
5 23/March/2014 Sejumlah uang untuk guru di Semokan Ruak    Rp   250,000
6 23/March/2014 Pembelian pegangan pintu/ kunci                       Rp    280,000


                                                                                                   TOTAL    Rp 7,095,000


***


Saat proses pengumpulan dana dengan "Gerakan 20.000 Genting" yang awalnya untuk perbaikan 2 ruang kelas yang saat itu hampir roboh, dalam perjalanannya ada seorang wisatawan asing dari Jerman yang melihat kondisi kelas tersebut. Beliau tergerak membantu lalu memberikan sejumlah dana kepada pihak sekolah langsung untuk perbaikan/renovasi kelas tersebut. Hal ini benar-benar di luar dugaan dan rencana kami karena baru tim SFC ketahui ketika di hari saat kami datang untuk mengajar rutin, kami sudah mendapati ruang kelas dalam sudah keadaan rapi. Plafon sudah diperbaiki dan ruangan kelas sudah dicat baru berwarna orange, betapa terharu dan bahagianya kami. :')
kelas yang sudah di-renov

Saat niat baik kami berproses untuk SD De Koning, saat itu juga energi positif untuk sekolah tersebut menyebar membawa kebaikan untuk SD De Koning, para guru dan tentunya murid murid yang mencintai sekolah yang sederhana itu. 



Tanpa mengurangi sedikitpun niat baik para donatur yang telah menyumbang sejumlah dana untuk "Gerakan 20.000 Genting" yg awalnya untuk kelas tersebut akhirnya kami mendapat masukan dari pihak sekolah dan disepakati bersama pihak sekolah untuk membangunkan 2 unit MCK, dan perbaikan beberapa pintu serta jendela kelas. 




Jadi seluruh dana yang terkumpul dari "Gerakan 20.000 Genting" sudah kami salurkan sebagaimana mestinya meski bukan untuk perbaikan 2 kelas yang sudah rapi berkat seorang donatur asing, tapi membangun sarana 2 unit MCK beserta beberapa perbaikan lainnya disetiap kelas. juga memberikan sisa dana untuk para guru yang mengabdi disekolah tersebut sebagai bentuk apresiasi kami atas ketulusan mereka mesti tanpa gaji setiap bulannya.
pembangunan #1




pembangunan #2

pembangunan #3




pembangunan #4









serah terima donasi dengan bapak kepala sekolah SD MU De koning





donasi kepada guru

donasi berbentuk peta dunia












tim SFC
Sekali lagi terima kasih tak terhingga untuk semua pendukung, donatur, volunteer Share For Care. 

The Volsfares 

"Karena Berbagi Tak Pernah Rugi"


















Tuesday, March 18, 2014

update saldo kas SFC per 18/3/14


Alhamdulillah dan Puji Tuhan kita panjatkan syukur kepada Yang Maha Kuasa, saldo kas #SFC hingga Tanggal 18/3/2014 pukul 12:00 wita telah terkumpul donasi sebanyak Rp 9.382.253.

berikut print out buku tabungannya :






*klik pada gambar untuk memperbesar gambar*

semoga Tuhan YME membalas setiap kebaikan para donatur berlipat ganda...Amin :)

untuk teman-teman yang tergerak ingin membantu sekolah SD MI De Koning dan Sekolah filial lain di Kabupaten Lombok Utara yang masih memerlukan bantuan perbaikan sarana dan prasarana MCK, pintu kelas, saluran air, dan pengadaan alat peraga belajar-mengajar, donasinya masih kami tunggu. :)

Fyi, Baksos untuk SD MI De Koning akan dilaksanakan pada Hari Minggu Tanggal 23 Maret 2014 esok.

Tetap berbagi ya teman...

~ Karena berbagi tak pernah rugi ~

Wednesday, February 26, 2014

Kids, You’re Allowed to Dream!


source: fcc-middletown


Warning: This blog post is personal. It represents writer's personal opinion. 

Sepertinya saya harus memulai postingan ini dengan bersyukur, “Alhamdulillah”, Terima kasih Tuhan. Bersyukur karena saya melewati masa kanak-kanak yang menyenangkan. Saya bisa makan enak setiap hari. sekolah dengan tenang, dan jadi juara kelas. Saya punya tas sekolah yang bagus, peralatan sekolah yang lengkap, bahkan masih bisa berlangganan majalah Bobo. Saya bisa tertawa setiap hari tanpa harus memikirkan sepatu yang robek, buku tulis yang habis atau pakaian seragam yang kotor. Terima kasih Tuhan.

Itu dia mengapa setiap kali bertemu anak kecil yang berkeliaran di jalanan; entah mengamen, mengemis, atau berjualan koran, ingatan akan masa kecil saya yang menyenangkan seakan terulang kembali. Mereka, anak-anak harapan bangsa Indonesia itu, semestinya bersekolah dan belajar dengan rajin, bermain bola bersama teman-teman dan tidur di malam hari setelah mengerjakan PR. Kenyataannya, tidak semua bisa menikmati masa-masa kanak-kanak yang menyenangkan. Tidak semua bisa belajar dengan rasa tenang tanpa harus memikirkan besok pagi bisa makan atau tidak.

Kamu bisa apa?

I’m not super human, I know. Tadinya nggak banyak yang bisa saya lakukan, selain merenungi keadaan, dan bingung harus mulai dari mana. Di tahun 2012, saya pernah terlibat mengajar anak-anak jalanan lewat Lombok Kids Project, juga pendirian taman bacaan di kampung kelahiran bapak saya, di Dusun Nusa, Desa Ganti. Lombok Kids Project vacum pasca ditinggal para pengajar (termasuk saya, saat itu), taman bacaan di Nusa Ganti masih sering dikunjungi anak-anak saban Minggu, meski koleksi bukunya tidak banyak bertambah.

ShareForCare, lewat gerakan inilah akhirnya, di penghujung tahun 2013, saya dipertemukan dengan sekumpulan orang yang memiliki visi sama. Kami ingin melakukan sesuatu bagi pendidikan anak-anak di pelosok Lombok. Saat pertama kali bergabung dengan #SFC, harapan saya nggak muluk-muluk. Ketika menyatakan siap, maka yang terpikir dalam benak saya adalah meluangkan beberapa kali Minggu dalam satu bulan untuk mengajar ke sekolah pelosok tersebut. Simpel.

Semakin kesini, saya menyadari bahwa semangat yang dibawa #SFC jauh lebih besar dari yang saya bayangkan. Lebih dari sekedar aktifitas mengajar bahasa Inggris dasar. Lebih dari sekedar belajar sambil bermain atau bernyanyi. Lebih dari sekedar aktifitas drawing atau coloring. This is much BIGGER than that, SFC mengajarkan anak-anak untuk berani BERMIMPI!

Salah seorang teman saya pernah berkata, “hasil pendidikan itu nggak instan, benih yang kamu tebar sekarang, nggak bisa langsung tumbuh begitu aja.” Entah kenapa, saya merasa bahwa kehadiran SFC telah menebar benih. SFC menebar benih semangat dalam hati anak-anak. Semangat untuk belajar. Semangat untuk melihat dunia yang lebih luas. Semangat untuk berani bercita-cita. Semangat untuk membangun desa. Semangat untuk melihat masa depan yang lebih berwarna. Seperti namanya, benih semangat itu bisa jadi sangat kecil, tapi, bukankah ia bisa tumbuh besar bila terus dijaga dan dirawat?

Tinggal di pelosok jangan jadi halangan untuk meniatkan diri melihat dunia yang lebih luas
Keterbatasan sarana dan prasarana jangan jadi alasan untuk berhenti menuntut ilmu
Boleh kita bermain di ladang, tapi jangan jadi alasan untuk tak berani menjejak kota

KIDS, YOU ARE ALLOWED TO DREAM! SO, DREAM BIG!

-Eliyan


Sunday, February 23, 2014

Quote of the day


“Education is the most powerful weapon which you can use to change the world.” 


― Nelson Mandela

Wednesday, February 19, 2014

update saldo kas SFC per 19/2/14



*klik pada gambar untuk memperbesar gambar*

saldo kas SFC per 19/2/14 alhamdulillah sudah terkumpul sebanyak Rp 4.289.000

semoga Tuhan membalas setiap kebaikan para donatur.
Amin :)

yang tergerak ingin membantu gerakan 20.000 genteng untuk perbaikan SD MI De Koning dan Sekolah filial lain di KLU masih ditunggu loh :)

~ Karena berbagi tak pernah rugi ~